Prosedur dan Tujuan Metode Cost
Di dalam metode ini rekening investasi saham perusahaan anak akan dicatat sebesar harga perolehannya (cost). Perusahaan tidak akan mencatat terjadinya perubahan hak atas perusahaan anak, sebelum hak tersebut diterima. Dengan demikian perusahaan induk tidak akan mengakui adanya laba perusahaan anak sebelum laba tersebut dibagi.
Oleh karena itu saldo rekening investasi saham di dalam metode ini akan tetap sebesar harga perolehannya, kecuali terjadi pembagian deviden yang berasal dari laba sebelum kepemilikan
Kamis, 27 Mei 2010
Laporan Keuangan Konsolidasi (Cost Method)
Laporan Keuangan Konsolidasi (Cost Method)
Akuntansi Investasi Jangka Panjang
Pada dasarnya akuntansi terhadap investasi jangka panjang dalam bentuk saham dapat dilakukan dengan 2 metode, yaitu metode ekuitas (Equity Method) dan metode harga perolehan (Cost Method)
Pemilihan metode akuntansi terhadap investasi jangka panjang ini dikaitkan dengan besarnya pemilikan saham, yaitu :
* Pemilikan saham dalam jumlah kecil, yaitu dibawah 20% disarankan untuk menggunakan metode harga perolehan.
* Pemilikan saham dalam jumlah yang cukup besar, sehingga dapat mempengaruhi secara berarti (materiality), yaitu pemilikam 20% - 50%, disarankan untuk menggunakan metode ekuitas.
* Pemilikan saham secara mayoritas, sehingga dapat mengendalikan perusahaan anak, yaitu pemilikan lebih dari 50% dapat menggunakan kedua metode tersebuut, akan tetapi disarankan menggunakan metode ekuitas. Dalam pemilikan di atas 50% ini, perusahaan induk diharuskan menyusun laporan keuangan konsolidasi.
Akuntansi Investasi Jangka Panjang
Pada dasarnya akuntansi terhadap investasi jangka panjang dalam bentuk saham dapat dilakukan dengan 2 metode, yaitu metode ekuitas (Equity Method) dan metode harga perolehan (Cost Method)
Pemilihan metode akuntansi terhadap investasi jangka panjang ini dikaitkan dengan besarnya pemilikan saham, yaitu :
* Pemilikan saham dalam jumlah kecil, yaitu dibawah 20% disarankan untuk menggunakan metode harga perolehan.
* Pemilikan saham dalam jumlah yang cukup besar, sehingga dapat mempengaruhi secara berarti (materiality), yaitu pemilikam 20% - 50%, disarankan untuk menggunakan metode ekuitas.
* Pemilikan saham secara mayoritas, sehingga dapat mengendalikan perusahaan anak, yaitu pemilikan lebih dari 50% dapat menggunakan kedua metode tersebuut, akan tetapi disarankan menggunakan metode ekuitas. Dalam pemilikan di atas 50% ini, perusahaan induk diharuskan menyusun laporan keuangan konsolidasi.
Dividen
Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tapi distribusi keuntungan kepada para pemilik memang adalah tujuan utama suatu bisnis.
Dividen dapat dibagi menjadi tiga jenis:
1. Dividen tunai; metode paling umum untuk pembagian keuntungan. Dibayarkan dalam bentuk tunai dan dikenai pajak pada tahun pengeluarannya.
2. Dividen saham; cukup umum dilakukan dan dibayarkan dalam bentuk saham tambahan, biasanya dihitung berdasarkan proporsi terhadap jumlah saham yang dimiliki. Contohnya, setiap 100 saham yang dimiliki, dibagikan 5 saham tambahan. Metode ini mirip dengan stock split karena dilakukan dengan cara menambah jumlah saham sambil mengurangi nilai tiap saham sehingga tidak mengubah kapitalisasi pasar.
3. Dividen properti; dibayarkan dalam bentuk aset. Pembagian dividen dengan cara ini jarang dilakukan.
4. Dividen interim; dibagikan sebelum tahun buku Perseroan berakhir.
Dividen dapat dibagi menjadi tiga jenis:
1. Dividen tunai; metode paling umum untuk pembagian keuntungan. Dibayarkan dalam bentuk tunai dan dikenai pajak pada tahun pengeluarannya.
2. Dividen saham; cukup umum dilakukan dan dibayarkan dalam bentuk saham tambahan, biasanya dihitung berdasarkan proporsi terhadap jumlah saham yang dimiliki. Contohnya, setiap 100 saham yang dimiliki, dibagikan 5 saham tambahan. Metode ini mirip dengan stock split karena dilakukan dengan cara menambah jumlah saham sambil mengurangi nilai tiap saham sehingga tidak mengubah kapitalisasi pasar.
3. Dividen properti; dibayarkan dalam bentuk aset. Pembagian dividen dengan cara ini jarang dilakukan.
4. Dividen interim; dibagikan sebelum tahun buku Perseroan berakhir.
Rabu, 19 Mei 2010
KRISIS AKUNTANSI DITANDAI OLEH
Krisis Akuntansi, ditandai oleh:
* Pengurangan jasa akuntan dan auiditing. Penurunan status sosial dari borjuis menjadi proletar, karena ketidakmampuan menjadi independen dan otonom dari langganannya
* Kehilangan monopoli atas jasa informasi akuntansi yang saat ini di supply oleh IT
* Kecurangan dalam lingkungan akuntansi yang dilakukan pihak korporasi dan akuntan
* Lebel” tukang angka” yang semakin kental bagi akuntan, yang bisa menentukan jumlah laba rugi perusahaan
* Tugas-tugas akuntansi sudah bisa dilakukan oleh software yang user friendly sehingga tidak memerlukan keahlian akuntansi lagi
* Hasil proses ilmu pengetahuan-akademik sering tidak match dengan kebutuhan dan keinginan dunia praktek
Semua akan berevolusi menuju ke kesempurnaan, oleh karena itu
* Jika ada sistem atau sub sistem yang salah atau mengabaikan suatu unsur, maka sistem tersebut akan HANCUR!
* Akuntansi Kapitalis yang mengalami krisis saat ini karena mengabaikan elemen penting dalam sistemnya yaitu KETUHANAN atau TAUHID yang mewajibkan manusia menerapkan hukum-hukum syariat, yang dibangun diatas pemikiran manusia yang mengindahkan aspek spiritualisme dan hukum-hukum ALLAH. Yang jika tidak dilaksanakan maka akan menghadapi KEHANCURAN
* Pengurangan jasa akuntan dan auiditing. Penurunan status sosial dari borjuis menjadi proletar, karena ketidakmampuan menjadi independen dan otonom dari langganannya
* Kehilangan monopoli atas jasa informasi akuntansi yang saat ini di supply oleh IT
* Kecurangan dalam lingkungan akuntansi yang dilakukan pihak korporasi dan akuntan
* Lebel” tukang angka” yang semakin kental bagi akuntan, yang bisa menentukan jumlah laba rugi perusahaan
* Tugas-tugas akuntansi sudah bisa dilakukan oleh software yang user friendly sehingga tidak memerlukan keahlian akuntansi lagi
* Hasil proses ilmu pengetahuan-akademik sering tidak match dengan kebutuhan dan keinginan dunia praktek
Semua akan berevolusi menuju ke kesempurnaan, oleh karena itu
* Jika ada sistem atau sub sistem yang salah atau mengabaikan suatu unsur, maka sistem tersebut akan HANCUR!
* Akuntansi Kapitalis yang mengalami krisis saat ini karena mengabaikan elemen penting dalam sistemnya yaitu KETUHANAN atau TAUHID yang mewajibkan manusia menerapkan hukum-hukum syariat, yang dibangun diatas pemikiran manusia yang mengindahkan aspek spiritualisme dan hukum-hukum ALLAH. Yang jika tidak dilaksanakan maka akan menghadapi KEHANCURAN
ISU AKUNTANSI KONVENSIONAL YANG BANYAK DITENTANG DAN KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
ISU AKUNTANSI KONVENSIONAL YANG BANYAK DITENTANG
* Perbedaan standar dan perlakuan untuk mencatat dan memperlakukan transaksi atau pos yang berbeda
* Perbedaan dalam pengakuan pendapatan. Accrual basis and cash basis
* Ada perbedaan dalam pengakuan pendapatan atau biaya
KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
* Laporan keuangan bersifat historis, karenanya tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya sumber informasi dalam pengambilan keputusan ekonomi
* Laporan keuangan bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak tertentu
* Proses penyusunan laporan keuangan tidak luput dari penggunaan taksiran dan berbagai pertimbangan
* Akuntansi hanya melaporkan informasi yang bersifat material
* Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidak pastian
* Laporan keuangan lebih menekankan pada makna ekonomis suatu transaksi daripada bentuk hukum formalitasnya. Sehingga muncul dualisme antara bukti dan fakta
KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
* Laporan keuangan disusun berdasarkan istilah-istilah teknis
* Adanya berbagai alternatif metode akuntansi yang dapat digunakan menimbulkan variasi dalam pengukuran sumber-sumber ekonomi dan tingkat kesuksesan antar perusahaan
* Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantifikasikan umumnya diabaikan
* Perubahan dalam daya beli uang jelas ada, akan tetapi hal ini tidak tercermin dalam laporan keuangan
KETERBATASAN AKUNTANSI KONVENSIONAL
* Tidak dapat menciptakan kesejahteraan sosial
* Harus ikut bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi akibat promosi keuntungan investasi yang dikemukakan informasi akuntansi
* Harus ikut bertanggung jawab terhadap kebobrokan sosial saat ini
* Didasarkan pada filsafat barat yang tidak sama dengan filsafat Islam yang mengakui kedaulatan Tuhan, pengakuan pada yang ghaib, keberadaan akhirat, dsb
* Perbedaan standar dan perlakuan untuk mencatat dan memperlakukan transaksi atau pos yang berbeda
* Perbedaan dalam pengakuan pendapatan. Accrual basis and cash basis
* Ada perbedaan dalam pengakuan pendapatan atau biaya
KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
* Laporan keuangan bersifat historis, karenanya tidak dapat dianggap sebagai satu-satunya sumber informasi dalam pengambilan keputusan ekonomi
* Laporan keuangan bersifat umum dan bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pihak tertentu
* Proses penyusunan laporan keuangan tidak luput dari penggunaan taksiran dan berbagai pertimbangan
* Akuntansi hanya melaporkan informasi yang bersifat material
* Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidak pastian
* Laporan keuangan lebih menekankan pada makna ekonomis suatu transaksi daripada bentuk hukum formalitasnya. Sehingga muncul dualisme antara bukti dan fakta
KETERBATASAN LAPORAN KEUANGAN
* Laporan keuangan disusun berdasarkan istilah-istilah teknis
* Adanya berbagai alternatif metode akuntansi yang dapat digunakan menimbulkan variasi dalam pengukuran sumber-sumber ekonomi dan tingkat kesuksesan antar perusahaan
* Informasi yang bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantifikasikan umumnya diabaikan
* Perubahan dalam daya beli uang jelas ada, akan tetapi hal ini tidak tercermin dalam laporan keuangan
KETERBATASAN AKUNTANSI KONVENSIONAL
* Tidak dapat menciptakan kesejahteraan sosial
* Harus ikut bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi akibat promosi keuntungan investasi yang dikemukakan informasi akuntansi
* Harus ikut bertanggung jawab terhadap kebobrokan sosial saat ini
* Didasarkan pada filsafat barat yang tidak sama dengan filsafat Islam yang mengakui kedaulatan Tuhan, pengakuan pada yang ghaib, keberadaan akhirat, dsb
Akuntasi Kapitalis
Akuntasi Kapitalis
* Dibangun dalam kerangka memberikan informasi yang dibutuhkan para pemegang saham baik individual maupun institusional untuk menentukan kebijakan ekonominya mengenai sumber kekayaan yang dikuasainya. Akuntansi kapitalis berusaha mendesain laporan keuangan yang sesuai dengan kepentingan individu atau institusi pemegang saham termasuk prinsip dan standar dalam penyusunannya
* Metode penilaian historical cost yang dianggap tidak memberikan informasi yang relevan bagi investor terutama saat inflasi
* Sistem alokasi yang dinilai subjektif dan arbitrer sehingga menimbulkan penyalahgunaan akuntansi untuk melakukan penipuan
* Prinsip konservatisme yang dianggap menguntungkan pemegang saham dan merugika pihak lain
* Dibangun dalam kerangka memberikan informasi yang dibutuhkan para pemegang saham baik individual maupun institusional untuk menentukan kebijakan ekonominya mengenai sumber kekayaan yang dikuasainya. Akuntansi kapitalis berusaha mendesain laporan keuangan yang sesuai dengan kepentingan individu atau institusi pemegang saham termasuk prinsip dan standar dalam penyusunannya
* Metode penilaian historical cost yang dianggap tidak memberikan informasi yang relevan bagi investor terutama saat inflasi
* Sistem alokasi yang dinilai subjektif dan arbitrer sehingga menimbulkan penyalahgunaan akuntansi untuk melakukan penipuan
* Prinsip konservatisme yang dianggap menguntungkan pemegang saham dan merugika pihak lain
Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional
Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional
* Ekonomi konvensional :sistem yang di redusir dari sistem kapitalis , sosialist, sistem sosial.cenderung bersifat sekuler. Sistem ini tidak mepercayai yang ghaib dan tidak memperdulikan akhirat. Kebenaran sistem ini hanya di nilai dari rasionalisme, empiris dan berbagai pengalaman atau zaman.
* Filosofi sistem konvensional : keuntungan yg sebesar besarnya, tanpa bersentuhan dengan nilai nilai agama.
* Konsep:
kesejahteraan material yang bersifat liberal. Tidak berhubungan dengan agama.
Riba
* Riba : berasal dari bahasa arab yang berarti tambahan (alziyadah), berkembang (an numuw), meningkat (al irtifa), dan membesar (al uluw).dengan demikian riba dapat diartikan sebagai pengambilan tambahan dalam transaksi pinjam meminjam, bahkan tambahan dalam transaksi jual beli yang dilakukan secara batil dapat dikatakan riba.
* Riba : adalah sesuatu yang di haramkan dalam agama islam. Tetapi di sahkan bahkan di anjurkan dalam sistem ekonomi lain.
riba
* Riba akibat utang piutang:
* Riba qardh, yaitu suatu tambahan atau tingkat kelebihan tertentu yang di syaratkan thd yang berutang.
* Riba jahiliyyah, yaitu utang yang di bayar lebih dari pokoknya. Karena si peminjam tidak dapat membayar utang pada waktu yang ditetapkan.
riba
* Riba akibat jual beli :
* Riba fadhl, pertukaran barang sejenis dengan kadar atau takaran berbeda dan barang yang di pertukarkan termasuk dalam jenis barang ribawi…( emas, perak, bahan makanan pokok beras ,gandum dan barang makanan tambahan lauk pauk, sayur mayur dll)
* Riba nasi’ah, yaitu penangguhan atas penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang di pertukarkan degan jenis barang ribawi lainnnya. Riba Nasi’ah terjadi karena perbedaan, perubahan dan tambahan antara yang diserahkan saat ini dan di serahkan kemudian.
Riba
* Pada tahun 1990 majalah infobank melakukan riset terhadap 489 responden yg terdidik di jakarta:
* Pendapat tentang suku bunga bank
Tidak setuju 31,7%
Kurang setuju 25,9%
Sangat tidak setuju 8,1%
65,7%
sedangkan yg tidak setuju 34,3%
Riba
* Motivasi menyimpan uang di bank:
Untuk keamanan 61,4%
Untuk mendapatkan Hadiah 5,0%
Lain lain 22,7%
Untuk Mendapatkan BUNGA 10,9%
RIBA
Ayat-ayat Al-Qur’an yang melarang riba :
* Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLAH dan tinggalkan sisa riba (yang belum di pungut) jika kamu orang-orang yang beriman, (QS , albaqarah :278)
* Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa ALLAH dan Rasulnya akan memerangi kamu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiya.(dirugikan).(QS albaqarah :279)
RIBA
* Orang orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan)penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah di sebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal ALLAH telah menghalalkan jualbeli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari tuhannya lalu terus berhenti(dari mengambil riba maka baginya apa yang diambilnya dahulu (sebelum datang larangan dan urusannya (terserah) kepada ALLAH. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuini penghuni neraka, mereka kekal didaalmnya ( QS Albaqarah: 275)
RIBA
* Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak bertambah di sisi ALLAH. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan ALLAH, maka (yang berbuat demikian) itulah orang orang yang melipat gandakan (pahalanya). (QSAr ruum : 39)
* Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan ALLAH tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS Albaqarah :276)
Riba
* Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah di larangh darinya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan batil. Kami telah menyediakan untuk orang orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih (QS An Nisa: 161)
Riba
* Dari penjelasan ayat ayat Alqur’an tentang pengharaman RIBA maka mungkin terbersit di hati kecil manusia.. “ kalau begitu orang2 miskin tak kan dapat maju ekonominya karena tidak bisa meminjam kepada RENTENIR dan lembaga RENTENIR. Tetapi janganlah lupa bahwa ALLAH maha adil… ALLAH telah melakukan larangan tetapi juga menawarkan kebahagiaan..
* Orang yang meberi pinjaman tanpa RIBA maka pahalanya lebih besar di banding orang yg bersedekah. Karena secara logika orang yg meminjam pasti mebutuhkan sedangkan orang yang memberi sedekah belum tentu orang tersebut (yang diberi sedekah membutuhkan).
* Ekonomi konvensional :sistem yang di redusir dari sistem kapitalis , sosialist, sistem sosial.cenderung bersifat sekuler. Sistem ini tidak mepercayai yang ghaib dan tidak memperdulikan akhirat. Kebenaran sistem ini hanya di nilai dari rasionalisme, empiris dan berbagai pengalaman atau zaman.
* Filosofi sistem konvensional : keuntungan yg sebesar besarnya, tanpa bersentuhan dengan nilai nilai agama.
* Konsep:
kesejahteraan material yang bersifat liberal. Tidak berhubungan dengan agama.
Riba
* Riba : berasal dari bahasa arab yang berarti tambahan (alziyadah), berkembang (an numuw), meningkat (al irtifa), dan membesar (al uluw).dengan demikian riba dapat diartikan sebagai pengambilan tambahan dalam transaksi pinjam meminjam, bahkan tambahan dalam transaksi jual beli yang dilakukan secara batil dapat dikatakan riba.
* Riba : adalah sesuatu yang di haramkan dalam agama islam. Tetapi di sahkan bahkan di anjurkan dalam sistem ekonomi lain.
riba
* Riba akibat utang piutang:
* Riba qardh, yaitu suatu tambahan atau tingkat kelebihan tertentu yang di syaratkan thd yang berutang.
* Riba jahiliyyah, yaitu utang yang di bayar lebih dari pokoknya. Karena si peminjam tidak dapat membayar utang pada waktu yang ditetapkan.
riba
* Riba akibat jual beli :
* Riba fadhl, pertukaran barang sejenis dengan kadar atau takaran berbeda dan barang yang di pertukarkan termasuk dalam jenis barang ribawi…( emas, perak, bahan makanan pokok beras ,gandum dan barang makanan tambahan lauk pauk, sayur mayur dll)
* Riba nasi’ah, yaitu penangguhan atas penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang di pertukarkan degan jenis barang ribawi lainnnya. Riba Nasi’ah terjadi karena perbedaan, perubahan dan tambahan antara yang diserahkan saat ini dan di serahkan kemudian.
Riba
* Pada tahun 1990 majalah infobank melakukan riset terhadap 489 responden yg terdidik di jakarta:
* Pendapat tentang suku bunga bank
Tidak setuju 31,7%
Kurang setuju 25,9%
Sangat tidak setuju 8,1%
65,7%
sedangkan yg tidak setuju 34,3%
Riba
* Motivasi menyimpan uang di bank:
Untuk keamanan 61,4%
Untuk mendapatkan Hadiah 5,0%
Lain lain 22,7%
Untuk Mendapatkan BUNGA 10,9%
RIBA
Ayat-ayat Al-Qur’an yang melarang riba :
* Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada ALLAH dan tinggalkan sisa riba (yang belum di pungut) jika kamu orang-orang yang beriman, (QS , albaqarah :278)
* Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa ALLAH dan Rasulnya akan memerangi kamu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiya.(dirugikan).(QS albaqarah :279)
RIBA
* Orang orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan)penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah di sebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal ALLAH telah menghalalkan jualbeli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari tuhannya lalu terus berhenti(dari mengambil riba maka baginya apa yang diambilnya dahulu (sebelum datang larangan dan urusannya (terserah) kepada ALLAH. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuini penghuni neraka, mereka kekal didaalmnya ( QS Albaqarah: 275)
RIBA
* Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak bertambah di sisi ALLAH. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan ALLAH, maka (yang berbuat demikian) itulah orang orang yang melipat gandakan (pahalanya). (QSAr ruum : 39)
* Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan ALLAH tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS Albaqarah :276)
Riba
* Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah di larangh darinya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan batil. Kami telah menyediakan untuk orang orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih (QS An Nisa: 161)
Riba
* Dari penjelasan ayat ayat Alqur’an tentang pengharaman RIBA maka mungkin terbersit di hati kecil manusia.. “ kalau begitu orang2 miskin tak kan dapat maju ekonominya karena tidak bisa meminjam kepada RENTENIR dan lembaga RENTENIR. Tetapi janganlah lupa bahwa ALLAH maha adil… ALLAH telah melakukan larangan tetapi juga menawarkan kebahagiaan..
* Orang yang meberi pinjaman tanpa RIBA maka pahalanya lebih besar di banding orang yg bersedekah. Karena secara logika orang yg meminjam pasti mebutuhkan sedangkan orang yang memberi sedekah belum tentu orang tersebut (yang diberi sedekah membutuhkan).
Langganan:
Postingan (Atom)
